Borneo Cafe: Restoran Pertama di Rwanda

0
124
views

 Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Siti Noor Fatimah Effendi membuka restoran Indonesia pertama di Kigali, Rwanda, yaitu Borneo Café.

Siti Noor Fatimah Effendi, akrab dipanggil Ibu Fety, mendirikan restoran tersebut pada 15 Juni 2017. Beliau datang ke Rwanda pada awal Juni 2017 dengan menggunakan visa kunjungan singkat (30 hari). Setelah melihat kualitas kehidupan di Kigali, beliau memutuskan untuk tinggal dan mendirikan usaha di Rwanda bersama dengan suaminya. Proses perizinan usaha diselesaikan dalam waktu satu hari, dan dalam jangka waktu satu bulan bisnisnya sudah berjalan.

“Izin tinggal pun didapatkan otomatis setelah bisnis berjalan,” ungkapnya dalam keterangan pers diterima Senin (9/12).

Dubes RI Dar es Salaam yang juga terakreditasi untuk Rwanda, Burundi, Komoro Prof Dr Ratlan Pardede mengatakan sangat bangga terhadap keberadaan Borneo Café yang menjadi restoran pertama Indonesia di Kigali. Restoran Borneo Café telah mulai dikenal di kalangan masyarakat Rwanda, terutama di kalangan ekspatriat yang menyukai cita rasa khas Indonesia. “Restoran ini bahkan telah mendapatkan ulasan yang sangat positif dari sejumlah situs pengulas tempat wisata dan kuliner,” jelas dia.

Untuk itu, Dubes RI Dar Es Salam pun memilih mengelar pertemuan dengan WNI di Borneo Cafe. Pertemuan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pembinaan, penggalangan dan perlindungan WNI di negara akreditasi KBRI Dar es Salaam. Pertemuan bertujuan untuk memastikan kondisi kehidupan WNI di Rwanda, menyosialisasikan sejumlah program Pemri dan KBRI Dar es Salaam terkait pelayanan bagi WNI di negara akreditasi, serta menjaring aspirasi, saran dan masukan dari WNI di negara akreditasi.

“Saya sangat berbahagia untuk dapat bertemu dengan saudara-saudara dari Indonesia di tanah perantauan ini, dan ke depannya akan secara regular bertemu dengan bapak dan ibu sekalian,” tutup Dubes RI Dar es Salam.

sumber:investordaily_beritasatu.com

LEAVE A REPLY